04
Feb
2021

Akibat Negatif serta Positif Pendidikan Jarak Jauh Sepanjang Pandemi Covid- 19

Kepala Dinas Pembelajaran DKI Jakarta Nahdiana menciptakan terdapatnya akibat negatif serta positif dari pendidikan jarak jauh siswa sepanjang pandemi Covid- 19.” Dalam penilaian kami, kami melaksanakan di mari kalau suatu pergantian terdapat akibat negatif serta positif,” kata ia dalam dialog virtual, Rabu, 30 September 2020.

Siswa wajib menempuh tata cara pendidikan jarak jauh

semenjak 16 Maret 2020 akibat wabah.“ Terdapat 6 akibat negatif terhadap siswa.” Berikut 6 akibat negatif itu:

1. Ancaman putus sekolah

Anak berisiko putus sekolah lantaran terpaksa bekerja demi menolong perekonomian keluarga.

2. Penyusutan capaian belajar belajar online

Dinas Pembelajaran menciptakan terdapatnya perbandingan akses serta mutu sepanjang Pendidikan Jarak Jauh.” Tidak cuma mutu serta akses, jenjang pembelajaran pula memiliki permasalahan- permasalahan yang khusus,” ucap Nahdia.

3. Tanpa sekolah, anak berpotensi jadi korban kekerasan rumah tangga yang tidak ditemukan guru.

4. Keterbatasan gawai serta kuota internet bagaikan sarana penunjang belajar daring.

5. Anak berisiko kehabisan pendidikan ataupun learning loss.

Bagi Nahdiana, aktivitas belajar tatap muka di kelas menciptakan pencapaian akademik lebih baik dibanding Pendidikan Jarak Jauh.

6. Anak kurang bersosialisasi.

Hendak halnya akibat positif Pendidikan Jarak Jauh merupakan:

Baca Juga : Paten: Alat untuk Kecerdasan Teknologi

1. Anak mempunyai banyak waktu di rumah bersama keluarga.

2. Tata cara belajar yang variatif.

dibanding anak cuma terletak di dalam kelas, saat ini mereka lebih fleksibel belajar dari rumah.

3. Anak peka serta menyesuaikan diri dengan pergantian.

4. Ingin ataupun tidak, anak tentu wajib mengeksplorasi teknologi.

5. Sebagian anak merasa aman belajar dari rumah sebab tidak terdapat yang merisak.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *